PANDEGLANG, INST-Media.id – Bazar Kadaharan Buka Puasa yang digelar Pokja Wartawan Pandeglang resmi dibuka oleh Bupati Raden Dewi Setiani, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Kesehatan, tepat di depan Sekretariat Porwan Pandeglang, dan disambut antusias masyarakat.
Dalam sambutannya, Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa bazar kadaharan buka puasa menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan program unggulan Dewi–Iing dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pemberdayaan.
“Bazar kadaharan buka puasa menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal, terutama dalam mendukung pemberdayaan UMKM,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Pandeglang.
52 Stand UMKM dan Instansi Ramaikan Bazar
Ketua Pelaksana Bazar, Mardiana Tirtalaksana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua dan mengalami peningkatan partisipasi. Tahun ini, bazar diramaikan oleh 52 stand yang terdiri dari pelaku UMKM, instansi pemerintah, serta sponsor.
Beberapa instansi dan pihak yang turut berpartisipasi di antaranya Dinas Koperasi, Kepolisian, Samsat, BJB, Maxim, Mayora, dan lainnya. Bazar berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026.
Beragam pilihan makanan dan minuman khas berbuka puasa tersedia di lokasi, mulai dari aneka takjil tradisional hingga kuliner kekinian. Puluhan UMKM lokal memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan usaha.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Ramadan
Kehadiran bazar kadaharan buka puasa dinilai mampu menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Selain memperkuat ekonomi kerakyatan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, bazar ini diharapkan menjadi ikon ekonomi Ramadan di Pandeglang, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.



