CILEGON, iNST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon mulai pasang kuda-kuda melawan narkoba. Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo menegaskan perlunya gerak cepat dan laporan rutin dari seluruh OPD untuk mengatasi ancaman narkoba di zona merah.
Ancaman narkoba di Kota Cilegon makin mengkhawatirkan. Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, meminta seluruh jajaran pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona merah peredaran narkoba.

Pernyataan ini disampaikan Fajar saat menghadiri Rapat Konsolidasi Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) 2025 yang berlangsung di Aula Setda Kota Cilegon, Rabu (16/4/2025). “Pulomerak jadi gerbang utama masuk Cilegon. Kalau statusnya zona merah, kita ngga bisa santai. Harus ada aksi nyata,” kata Fajar dengan tegas.
Ia meminta agar camat, lurah, hingga kepala OPD terkait menyampaikan laporan setiap hari mengenai situasi narkoba di wilayah masing-masing. “Laporan harian itu penting. Kita bisa tahu perkembangan dan segera ambil langkah kalau ada hal mencurigakan,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Fajar juga mengungkap rencana Pemkot Cilegon untuk membangun pusat rehabilitasi khusus bagi pengguna narkoba. Menurutnya, para pengguna yang ingin sembuh perlu diperlakukan dengan empati dan dukungan.
“Kalau mereka datang sendiri mau direhab, jangan malah dijauhi. Kita siapkan tempat yang layak untuk mereka,” ujarnya.
Kepala BNN Cilegon, Raden Bogie Setia Perwira Nusa, menyampaikan data terbaru bahwa ada lima kecamatan di Cilegon yang masuk kategori zona merah, yaitu Pulomerak, Ciwandan, Cilegon, Jombang, dan Cibeber. “Grogol masuk zona siaga, sedangkan Citangkil dan Purwakarta tergolong aman,” ungkap Bogie.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). “Kami tidak bisa kerja sendiri. Butuh peran semua pihak agar Cilegon benar-benar bersih dari narkoba,” tandasnya.
Langkah konkret dan kolaboratif dari semua pihak kini menjadi kunci untuk mewujudkan Kota Cilegon yang lebih aman dari ancaman narkoba. *(RED)



