CILEGON, INST-Media.id – Buffer stock bantuan Cilegon dipastikan disiapkan untuk menghadapi bencana dan kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun anggaran 2026. Dinas Sosial (Dinsos) Cilegon mengusulkan tambahan 1.000 paket bantuan.
Kepala Dinsos Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma mengatakan, stok bantuan dari anggaran reguler sebelumnya telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Di reguler kita sudah mendistribusikan sebanyak 1.500. Dan itu habis, berawal dari kebencanaan dan kebutuhan masyarakat,” kata Lia, Selasa (29/9/2026).
Setelah stok reguler tersalurkan, Dinsos menyiapkan tambahan buffer stock agar bantuan dapat segera diberikan apabila terjadi kondisi darurat.
“Kita rencana untuk mengusulkan buffer stock tambahan sebanyak 1.000 paket,” ujarnya.
Menurut Lia, keberadaan stok bantuan penting untuk mempercepat penanganan warga terdampak bencana tanpa harus menunggu proses pengadaan dari awal.
“Itu persiapan untuk bagaimana kita menghadapi ya kaitannya dengan kebencanaan, insya Allah kita sudah safety dalam pasca bencananya,” katanya.
Meski demikian, jumlah tersebut masih di bawah kebutuhan ideal. Dinsos memperkirakan kebutuhan bantuan dalam kondisi tertentu bisa mencapai 5.000 paket.
“Sebetulnya kan kebutuhan kita itu mungkin idealnya sebanyak 5.000,” ujar Lia.
Untuk memperkuat ketersediaan bantuan, Dinsos Cilegon membuka peluang kolaborasi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Banten hingga pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Dengan tambahan stok dan kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap penanganan masyarakat terdampak bencana maupun kondisi sosial mendesak dapat dilakukan lebih cepat. *(RED)



