JAKARTA, iNST-media.id – Pabrik Gula, film horor yang sedang ramai diperbincangkan, menawarkan dua versi yang berbeda untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih sesuai dengan usia penonton. Rumah produksi MD Pictures menyediakan versi ‘cut’ untuk usia 17+ dan versi ‘uncut’ bagi penonton berusia 21 tahun ke atas. Lalu, apa saja perbedaan antara kedua versi ini?
Alur Cerita dan Intensitas Horor yang Berbeda
Versi ‘uncut’ (jam merah) memberikan pengalaman menonton yang lebih mendalam, dengan alur cerita yang lebih kompleks serta adegan horor yang jauh lebih eksplisit. Di sisi lain, versi ‘cut’ (jam kuning) memotong beberapa adegan agar sesuai dengan usia penonton yang lebih muda, tetapi tetap mempertahankan inti cerita yang sama.
Durasi dan Penayangan yang Berbeda
Selain perbedaan dalam alur cerita, durasi kedua versi juga berbeda. Versi ‘uncut’ lebih panjang dan lebih menegangkan, memberikan pengalaman horor yang intens. Sedangkan versi ‘cut’ memiliki durasi lebih singkat, cocok untuk penonton di bawah 21 tahun.
Waktu Penayangan Eksklusif untuk Versi Uncut
Penasaran dengan versi ‘uncut’? Film ini hanya tayang pada jam tertentu, yaitu pukul 20.00 WIB di bioskop-bioskop tertentu di Indonesia, memberikan pengalaman eksklusif bagi penonton dewasa. Sementara itu, versi ‘cut’ dapat disaksikan di seluruh bioskop Indonesia dengan jadwal yang lebih fleksibel.
Diangkat dari Thread Viral
Film ini diadaptasi dari rangkaian cuitan yang viral di media sosial X (dulu Twitter) milik Simple Man, yang juga menginspirasi film-film hits seperti KKN di Desa Penari dan Badarawuhi di Desa Penari.
Tayang di Amerika Serikat
Menariknya, Pabrik Gula juga tayang di luar negeri. Film ini menggelar gala premiere di Los Angeles pada 27 Maret 2025.
Siap menghadapi teror dari Pabrik Gula? Segera saksikan kedua versinya dan pilih yang paling menantang untuk Anda! *(NSA/RED)



