CILEGON, INST-Media.id – Gagal bukan berarti menyerah. Tiga siswa dari SMA Bosowa Al Azhar Cilegon membuktikan hal itu dengan berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025, setelah sebelumnya tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Ketiganya adalah Hamzah Yusran Alrasyid (Peternakan Universitas Udayana), Lilian Syifa Budi Ayu Yakub (Farmasi Universitas Gadjah Mada), dan Muhammad Nur Affandi (Teknik Informatika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).
Kepala Sekolah Suheri, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian anak didiknya.
“Ini bukti nyata kerja keras guru dan siswa. Kami harap ini jadi tradisi positif dan motivasi untuk adik-adik kelas mereka,” ungkap Suheri, Kamis (29/5/2025).
Guru Bimbingan Konseling, Handy Prasetya, S.Psi., menjelaskan bahwa proses pendampingan dilakukan sejak awal. Mulai dari identifikasi minat dan bakat siswa, konsultasi jurusan dan universitas, hingga konseling rutin antara siswa, guru BK, dan wali kelas.
Menurut Handy, pendekatan personal dan strategi yang tepat menjadi kunci keberhasilan ini.
Kabar bahagia ini menjadi angin segar bagi sekolah dan para orang tua. Selain menginspirasi banyak siswa lainnya, kisah ini juga jadi bukti bahwa gagal di SNBP bukan akhir segalanya. Masih banyak jalan menuju kampus impian.
“Jangan cepat puas dan tetap rendah hati. Untuk yang belum lolos, tetap semangat. Jalan sukses itu banyak, bukan cuma satu,” pesan para guru. *(RED)



