BANTEN, INST-Media.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan Minggu (26/7/2026), gunung api di Selat Sunda itu masih menunjukkan aktivitas kegempaan dan hembusan dari kawah aktif.
Selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, petugas mencatat tiga kali gempa hembusan dan empat kali gempa hybrid atau fase banyak. Tremor menerus juga masih terekam dengan amplitudo 1-44 mm, dengan amplitudo dominan 5 mm.
Secara visual, asap kawah berwarna putih hingga kelabu teramati keluar dengan intensitas tipis hingga tebal setinggi 10-100 meter di atas puncak kawah. Sementara kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut.
Penyusun laporan PVMBG, Deny Mardiono dan Suwarno, menyatakan status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” tulis PVMBG dalam rekomendasinya.
PVMBG juga melaporkan kondisi ombak laut di sekitar gunung relatif tenang. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku dan terus memantau informasi resmi dari Badan Geologi untuk mengantisipasi perubahan aktivitas gunung api. *(RED)



