CILEGON, INST-Media.id – Puluhan ibu rumah tangga di Lingkungan Medaksa, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, mengikuti pelatihan pembuatan ecoprint sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha berbasis produk ramah lingkungan.
Pelatihan yang digelar di UMKM Masaru Bersemi itu bertujuan mendorong lahirnya produk unggulan bernilai ekonomi yang nantinya dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Ecoprint merupakan teknik mencetak motif pada kain menggunakan warna alami dari daun dan bunga. Hasilnya dapat diolah menjadi berbagai produk seperti tas, taplak meja, hingga pakaian.
Ketua UMKM Masaru Bersemi, Iffah Latifah, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen untuk mengembangkan potensi lokal menjadi karya bernilai ekonomi dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
“Kami ingin ibu-ibu memiliki keterampilan baru yang bisa dikembangkan menjadi usaha rumahan sehingga dapat menambah penghasilan keluarga,” ujar Iffah.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dasar mengenai pengolahan kain serat alami, teknik pewarnaan menggunakan bahan alami, hingga proses pencetakan motif agar menghasilkan produk berkualitas.
Saat ini, produk ecoprint dipasarkan dengan harga mulai Rp90 ribu hingga Rp200 ribu, tergantung jenis produknya. Ke depan, hasil karya para peserta akan dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas. *(RED)



