LEBAK, INST-Media.id – Hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan jembatan beton penghubung antar kampung di Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten ambruk. Akibatnya, mobilitas warga terganggu dan akses menuju pasar maupun sekolah menjadi terhambat.
Pantauan di lokasi, badan jembatan terlihat ambles di bagian ujung, sehingga warga terpaksa memutar arah dengan jarak yang cukup jauh. Kondisi ini juga membuat aktivitas ekonomi masyarakat setempat tersendat.
Sifa, seorang siswi SD yang sehari-hari melintas jembatan tersebut, mengaku khawatir saat harus melewati jembatan yang kini miring dan rawan runtuh. “Setiap hari saya harus melewati jembatan ini untuk ke sekolah. Sekarang saya takut jatuh karena jembatannya miring,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Sementara itu, Yayat, Ketua RT setempat, menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan akses vital bagi warga dari beberapa kampung, termasuk Kampung Cikadueun, Dalung, Kolina, Jasinga, dan Cilegong. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar mobilitas warga kembali lancar.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih harus berhati-hati saat melewati sisa jembatan yang aman, sementara pemerintah daerah diharapkan segera menyiapkan langkah perbaikan. *(RED)



