PANDEGLANG, INST-Media.id – Temuan life jacket warna oranye dan lampu putih dalam operasi pencarian di perairan Selat Sunda akhirnya mendapat kepastian. Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki S.I.K., M.H memastikan kedua benda tersebut bukan perlengkapan keselamatan milik kapal Arupadatu 1 maupun Arupadatu 2.
Kedua benda ditemukan oleh kapal Angkatan Laut pada malam hari ketiga pencarian. Temuan kemudian diperiksa dan dikonfirmasi kepada Sandi, pemilik kedua kapal tersebut.
Hengki mengatakan, keterangan pemilik kapal telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
“Sudah kita BAP, kita minta keterangan itu berdasarkan penjelasan dari pemilik kapal Bapak Sandi,” kata Hengki.
Menurutnya, hasil pemeriksaan juga diperkuat dengan pencocokan rekaman video mengenai perlengkapan keselamatan yang digunakan kedua kapal.
“Dari video, ya, artinya temuan tersebut tidak sama dengan yang digunakan oleh kapal Arupadatu 1 maupun Arupadatu 2. Tidak sama,” tegasnya.
Dengan hasil tersebut, temuan life jacket dan lampu putih belum dapat dikaitkan dengan kapal yang menjadi bagian dari operasi pencarian.
Sementara itu, memasuki hari keempat, pencarian delapan orang yang masih hilang terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian dengan membagi wilayah operasi ke sejumlah sektor.
“Sampai dengan hari ini, hari keempat masih dilakukan searching maupun pemantauan langsung di sekitar TKP dengan pembagian beberapa sektor yang sudah ditentukan oleh Basarnas Provinsi dan sekarang masih berjalan,” ujar Hengki. *(RED)



