CILEGON, iNST-Media.id – Arus kendaraan menuju Pulau Sumatera mulai membludak di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (22/3/2025). Ribuan pemudik menumpuk di kawasan pelabuhan, membuat antrean kendaraan mengular hingga ke Jalan Cikuasa Atas.
Kondisi ini diperparah oleh lambatnya proses bongkar muat kapal di Dermaga Eksekutif. Ratusan mobil pribadi dan truk logistik harus menunggu berjam-jam sebelum bisa masuk ke kapal. Beberapa pemudik bahkan mengaku terjebak antrean hingga lebih dari empat jam.
“Macet panjang sekali, kami nunggu dari pagi belum juga naik kapal,” keluh Sariya Sembiring, salah satu pemudik yang hendak pulang kampung ke Sumatera.
Sistem buka tutup jalan terpaksa diterapkan oleh polisi untuk mengurangi kepadatan di sekitar pelabuhan. Selain itu, banyaknya truk logistik yang tertahan juga menambah panjang antrean kendaraan pribadi.
Menurut Abdul Gani, sopir pick-up, kondisi di Pelabuhan Merak makin parah jelang Lebaran. “Ini udah mulai rame banget, takut nanti malah makin parah kalau udah deket Lebaran,” ujarnya.
Pihak pelabuhan mencatat, saat ini ada 28 kapal yang beroperasi melayani penyeberangan dari tujuh dermaga. Namun, volume kendaraan yang terus meningkat membuat pelayanan tak sebanding dengan jumlah pemudik yang membludak.
Kepadatan ini diprediksi terus terjadi seiring makin dekatnya libur Lebaran 2025 dan rencana pembatasan angkutan barang. Pemudik diimbau bersabar dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan. *(RED)



