PURWAREJO, INST-Media.id – Di saat banyak orang menganggap usia lanjut identik dengan gagap teknologi, Mbah Melan justru membuktikan sebaliknya. Pensiunan guru matematika berusia 78 tahun asal Purworejo, Jawa Tengah, itu sukses mencuri perhatian publik lewat konten edukasi di TikTok yang ditonton jutaan orang.
Melalui akun @mbahgurumatematika45, Mbah Melan rutin menggelar siaran langsung dua kali sehari. Dengan papan tulis sederhana dan metode mengajar yang runtut, ia membahas soal matematika mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Sebelum dikenal di media sosial, Mbah Melan mengabdikan diri sebagai guru matematika selama lebih dari tiga dekade hingga pensiun pada 2003. Alih-alih menikmati masa pensiun, ia memilih kembali mengajar agar lebih banyak pelajar bisa memahami matematika tanpa harus mengeluarkan biaya les.
Kesuksesan Mbah Melan di dunia digital juga tak lepas dari dukungan keluarga yang membantu proses siaran langsung. Sementara dirinya tetap fokus menjelaskan materi dengan gaya mengajar yang tenang, jelas, dan mudah dipahami.
Popularitasnya melonjak setelah tampil dalam podcast Deddy Corbuzier. Kini akun TikTok miliknya telah memiliki lebih dari 1 juta pengikut dan menjadi salah satu kanal edukasi yang banyak direkomendasikan pelajar.
Dedikasi Mbah Melan juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Pada November 2024, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan berupa plakat, laptop, serta bantuan dana Rp100 juta atas kontribusinya di bidang pendidikan.
Kolom komentar akun TikTok Mbah Melan dipenuhi ucapan terima kasih dari para pelajar. Banyak yang mengaku akhirnya memahami matematika berkat penjelasan sederhana yang ia berikan.
Kisah Mbah Melan menjadi bukti bahwa semangat berbagi ilmu tidak mengenal usia. Dari sebuah papan tulis sederhana di rumahnya, ia mampu menjangkau pelajar dari berbagai daerah di Indonesia dan menginspirasi banyak orang bahwa teknologi bisa menjadi sarana pengabdian tanpa batas. *(DOD/RED)



