PANDEGLANG, INST-Media.id – Krisis pendidikan membayangi Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 42 ribu lebih anak tercatat tidak bersekolah, menjadikan persoalan ini sebagai alarm serius bagi masa depan generasi muda di daerah tersebut.
Data Disdikpora menunjukkan total 42.415 anak masuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS). Mereka terdiri dari anak yang belum pernah sekolah, berhenti di tengah jalan, hingga lulusan yang tak mampu melanjutkan pendidikan.
Plt Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, mengakui persoalan ekonomi keluarga menjadi faktor dominan.
“Sebagian besar karena kondisi ekonomi dan sosial. Ini jadi perhatian serius kami,” katanya, Sabtu (7/2/2026).
Pemerintah daerah kini bergerak cepat dengan validasi data dan koordinasi bersama sekolah guna mencari solusi agar anak-anak bisa kembali ke bangku pendidikan.
Tanpa langkah konkret, ribuan anak dikhawatirkan kehilangan masa depan akibat terputus dari akses belajar.*(RED)




