CILEGON, INST-Media.id – Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra diminta segera memperkuat koordinasi pemerintahan dan mempercepat pembangunan, termasuk mencari terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Harapan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan setelah menghadiri pelantikan Aziz sebagai Sekda definitif oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, Senin (31/8/2026).
Rizki menilai status definitif membuat posisi Aziz semakin kuat dalam menjalankan fungsi koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kalau hari ini sudah definitif, sudah murni selaku Sekretaris Daerah Kota Cilegon. Ini bisa mempercepat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menurut Rizki, salah satu pekerjaan rumah utama Sekda adalah memastikan seluruh OPD tidak berjalan sendiri-sendiri. Program pembangunan harus terintegrasi agar anggaran dan sumber daya yang terbatas dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“PR-nya sih cukup banyak, terutama bagaimana bisa mensinkronisasikan dan juga mengintegrasikan seluruh OPD. Kemudian programnya itu jangan masing-masing, kalau bisa saling terintegrasi,” ungkapnya.
Rizki juga menyoroti kondisi fiskal Cilegon. Optimalisasi PAD dinilai penting, terutama setelah adanya dampak pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dinilai belum maksimal.
“Terutama yang menjadi permasalahan klasik kan BPHTB. Realisasinya masih rendah. Semoga di semester kedua ini dan nanti di awal 2027 bisa digenjot dari BPHTB,” ujarnya.
Sementara itu, Aziz berkomitmen menyatukan ASN agar bekerja satu arah dan fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. *(RED)



