PANDEGLANG, INST-Media.id – Di tengah gemerlap Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) justru mencuri perhatian dunia lewat keputusan yang tak biasa. Seluruh keuntungan dari partisipasi tim nasional Norwegia di turnamen sepak bola terbesar itu dipastikan akan didonasikan untuk membantu warga Gaza, Palestina.
Keputusan tersebut diumumkan Presiden NFF, Lise Klaveness, setelah perjalanan bersejarah Norwegia di Piala Dunia 2026 berakhir. Dana yang diperkirakan mencapai puluhan juta kroner Norwegia akan disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Médecins Sans Frontières (MSF) atau Dokter Lintas Batas guna mendukung layanan kesehatan bagi warga sipil di Gaza.
Bagi Norwegia, aksi ini bukan yang pertama. Pada Oktober 2025, federasi juga menyerahkan seluruh keuntungan pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Israel senilai sekitar 4,5 juta kroner atau sekitar Rp8 miliar untuk bantuan kemanusiaan di Gaza.
Di balik keputusan tersebut, Norwegia memang dikenal sebagai salah satu negara yang aktif mendorong perdamaian dunia. Negara Nordik yang beribu kota Oslo itu memiliki penduduk sekitar 5,4 juta jiwa dan termasuk salah satu negara paling makmur di dunia berkat sektor minyak, gas, serta energi terbarukan.
Dalam sejarah diplomasi internasional, Norwegia menjadi tuan rumah lahirnya Kesepakatan Oslo pada 1993 dan hingga kini tetap berperan aktif mendukung solusi damai bagi Palestina. Pada 28 Mei 2024, pemerintah Norwegia juga resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara.
Sementara itu, di lapangan hijau, Norwegia tampil mengejutkan dengan menembus perempat final Piala Dunia 2026. Erling Haaland menjadi bintang tim setelah mencetak tujuh gol sebelum langkah timnya dihentikan Inggris.
Keputusan mendonasikan seluruh keuntungan turnamen tersebut pun menuai apresiasi luas. Bagi Norwegia, sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan kepedulian terhadap sesama. *(DOD/RED)



