CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmen memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 melalui percepatan digitalisasi. Hal ini disampaikan Plt. Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, dalam kegiatan Evaluasi PAD 2025 di Aula BPKAD, Rabu (3/12/2025).
Aziz menjelaskan bahwa penguatan pendapatan harus sejalan dengan regulasi nasional, terutama dalam meningkatkan literasi wajib pajak dan transparansi.
“Digitalisasi adalah kunci. Mulai dari integrasi sistem perpajakan berbasis single data hingga pembayaran pajak real time. Semua terbukti mampu meningkatkan PAD,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada empat OPD dan BUMD yang berhasil melampaui target PAD, yaitu BPKAD, Dishub, PT PCM, dan Bank BJB Cilegon. Aziz meminta seluruh perangkat daerah memaksimalkan sisa waktu satu bulan untuk mengejar target penerimaan.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Cilegon Dana Sujaksani melaporkan bahwa hingga 30 November, realisasi PAD telah mencapai 95,74 persen, atau sekitar Rp882 miliar dari target Rp921,8 miliar.
“Tren positif ini menunjukkan bahwa kinerja perangkat daerah berada di jalur yang tepat menuju target akhir tahun,” ujarnya.
Dana berharap capaian tersebut terus meningkat hingga Desember agar target PAD 2025 dapat tercapai secara optimal. *(RED)



