SERANG, INST-Media.id – Potensi zakat Kabupaten Serang diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar per tahun. Melihat besarnya potensi tersebut, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang untuk mengembangkan penyaluran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) berbasis pemberdayaan ekonomi agar mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Hal itu disampaikan Najib saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-23 Baznas Kabupaten Serang di Aula TB Suwandi, Puspemkab Serang, Rabu (29/7/2026).
Menurut Najib, pola pendistribusian zakat tidak cukup hanya bersifat konsumtif, tetapi harus diarahkan menjadi program produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Ke depan Baznas Kabupaten Serang harus memiliki inovasi dalam pendistribusian ZISWAF yang berbasis pemberdayaan. Tujuannya adalah bagaimana para mustahik suatu saat bisa menjadi muzaki melalui skema distribusi zakat yang lebih produktif,” ujar Najib.
Ia mengibaratkan zakat produktif seperti memberikan kail atau umpan dibandingkan hanya memberikan ikan. Dengan begitu, penerima manfaat dapat mandiri dan memiliki penghasilan berkelanjutan.
Najib juga menegaskan bahwa besarnya potensi zakat di Kabupaten Serang perlu dioptimalkan melalui sinergi antara Baznas, lembaga amil zakat (LAZ), pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Serang Hasanuddin mengatakan pihaknya menargetkan penghimpunan zakat mencapai Rp28 miliar pada masa kepengurusan saat ini. Target tersebut akan dicapai melalui penguatan sinergi bersama 128 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang mengikuti Rakerda.
Selain rapat kerja, Baznas Kabupaten Serang juga menyalurkan berbagai bantuan sosial secara simbolis, mulai dari Program Jaga Kiyai, beasiswa untuk siswa SD, MI, SMP dan santri, bantuan bagi marbot masjid, pemandi jenazah, hingga bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Rakerda mengusung tema “Optimalisasi Pengumpulan dan Pendayagunaan Zakat, Infak, Shodaqoh (ZIS) yang Berdampak Menuju Kabupaten Serang Bahagia” serta menghadirkan workshop bersama Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad. *(RED)



