LEBAK, iNST- Media.id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banten menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan dengan menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Merah Putih Jawahirul Quran di Sukaraja, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten Sabtu (22/3/2025).
Ponpes ini dikenal sebagai tempat belajar agama secara gratis bagi anak-anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu.
Ketua IJTI Banten, Adhi Mazda mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian jurnalis televisi kepada masyarakat, tidak hanya lewat berita tapi juga aksi nyata.
“Kami ingin para santri juga paham tentang literasi media dan dunia jurnalistik di era digital ini,” ujar Adhi.
Kegiatan dimulai dengan sesi berbagi ilmu. Para jurnalis yang hadir menceritakan pengalaman mereka saat bekerja di lapangan, mulai dari mencari berita, menyampaikan informasi yang benar, hingga tantangan menghadapi berita bohong atau hoaks.
Para santri terlihat antusias mendengarkan dan banyak yang bertanya soal dunia jurnalistik.
“Kami jadi tahu bagaimana kerja jurnalis dan pentingnya menyampaikan berita yang benar,” ucap Thifal, salah satu santri.
Selain berbagi ilmu, IJTI Banten juga memberikan santunan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan lainnya kepada para santri yatim. Momen ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi para penerima.
Adhi menambahkan, kegiatan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para jurnalis yang terlibat. Mereka belajar banyak dari nilai-nilai agama yang diajarkan di pesantren.
“Kami juga dapat ilmu agama yang bisa jadi pegangan dalam bekerja,” tambahnya.
Pengurus ponpes mengapresiasi kehadiran IJTI Banten dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. *(RED)



