CILEGON, INST-Media.id – Wacana pembinaan remaja bermasalah di barak militer kembali mencuat di Cilegon, Banten. Kodim 0623 Cilegon menyatakan siap membantu menertibkan para pelajar yang terlibat aksi tawuran dan geng motor, asal ada izin resmi dari pemerintah daerah.
Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf Miftakhul Khoir, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan bergerak tanpa landasan hukum. Ia menyambut baik inisiatif pembinaan disiplin di lingkungan militer, namun menunggu adanya kesepakatan dan regulasi dari Pemkot atau Pemprov.
“Kalau memang dibutuhkan, kami siap. Tapi harus ada dasar hukumnya agar jelas,” ujarnya kepsda wartawan, Minggu (25/5/2025).
Menurut Letkol Miftakhul, langkah pembinaan keras ini hanya akan dilakukan apabila situasi dianggap darurat dan tidak bisa lagi ditangani secara biasa. Ia juga menyebut kemungkinan akan melibatkan Batalyon 320 Badak Putih jika diperlukan.
Sebelumnya, Kodim juga telah aktif memberikan penyuluhan melalui Babinsa ke berbagai sekolah, menanggapi maraknya kenakalan remaja yang berujung pada kekerasan.
Langkah ini mendapat perhatian publik, mengingat jumlah kasus tawuran di kalangan pelajar terus meningkat. Banyak pihak menilai, pembinaan ala militer bisa jadi solusi membentuk karakter dan kedisiplinan anak muda sejak dini. *(RED)



