CILEGON, INST-Media.id – Wali Kota Cilegon Robinsar mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga dalam menangkal paham radikalisme, intoleransi, ekstremisme, dan terorisme demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Wawasan Kebangsaan bertema Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan NKRI di The Royal Krakatau Cilegon, Kamis (25/6/2026).
Robinsar menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Densus 88 Antiteror. Namun upaya menangkal radikalisme tidak bisa dilakukan sendiri, perlu kolaborasi semua pihak,” kata Robinsar.
Menurutnya, penyebaran paham radikal dapat masuk ke berbagai lingkungan sehingga diperlukan penguatan nilai Pancasila, toleransi, dan kebhinekaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus menguatkan ideologi Pancasila dan kebinekaan. Indonesia terdiri dari berbagai suku dan agama, sehingga toleransi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, mengatakan ancaman radikalisme saat ini berkembang melalui berbagai saluran, termasuk ruang digital.
“Walaupun tiga tahun terakhir tercatat zero attack, bukan berarti ancaman tidak ada. Edukasi dan kewaspadaan masyarakat harus terus ditingkatkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan keluarga terhadap aktivitas anak di internet agar tidak mudah terpapar paham yang menyimpang.
Pemkot Cilegon berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketahanan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. *(RED)



