CILEGON, INST-Media.id – Sekolah siang di empat SMP negeri Cilegon bakal dihapus secara bertahap. Pemkot Cilegon menyiapkan pembangunan 28 ruang kelas baru mulai 2027 agar seluruh siswa bisa mengikuti pembelajaran pada pagi hari.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan pembangunan ruang kelas menjadi solusi untuk mengatasi kelebihan rombongan belajar.
“Yang siang itu, kita bangun ruang kelas barunya, agar anak-anak yang sekolah siang itu tidak lagi, sudah masuk pagi. Targetnya di 2028, semua sekolah yang ada sekolah siang itu sudah masuk pagi,” kata Heni.
Empat sekolah yang menjadi sasaran yakni SMP Negeri 11, SMP Negeri 12, SMP Negeri 13 dan SMP Negeri 14 Cilegon.
Rinciannya, SMPN 11 membutuhkan empat ruang kelas baru, sedangkan SMPN 12, SMPN 13 dan SMPN 14 masing-masing membutuhkan delapan ruang kelas.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindikbud Cilegon Suhanda mengatakan kebijakan tersebut difokuskan pada jenjang SMP.
“Berbeda dengan SMP, jenjang SD di Cilegon tidak menerapkan sekolah siang penuh, melainkan hanya memberlakukan sistem shift,” jelasnya.
Pemkot akan menyusun Detail Engineering Design (DED) pada 2027 sebagai dasar pembangunan fisik.
Pembangunan dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Dindikbud juga berharap anggaran pembangunan dapat masuk dalam prioritas pemerintah daerah. *(RED)



