SERANG, INST-Media.id – Komunitas literasi di pinggiran Kota Serang, Banten, kembali menghidupkan dolanan tradisional untuk anak-anak dan remaja. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tapi juga efektif mengalihkan anak-anak dari kecanduan gadget.
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pekijing di Kelurahan Kalang Anyar, Kecamatan Taktakan, menjadi pusat aktivitas literasi dan permainan tradisional. Para relawan muda menyediakan berbagai bahan bacaan dan membimbing anak-anak dalam aktivitas belajar. Selain itu, mereka menghadirkan dolanan tradisional seperti gobag sodor, balap bakiak, enggrang, gangsings, congklak, dan engkle.
Ketua TBM Pekijing, Bayu Ibrahim, mengatakan bahwa permainan ini jarang dikenal anak-anak masa kini. “Kami ingin melestarikan budaya leluhur sekaligus memberikan alternatif hiburan yang sehat. Anak-anak jadi lebih kreatif dan percaya diri,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Warga sekitar juga merasakan manfaat dari kegiatan ini. Diva Nuraini, salah seorang peserta, mengaku senang bisa belajar sekaligus membimbing anak-anak dalam permainan tradisional. “Kegiatan seperti ini sangat positif, anak-anak belajar sambil bersenang-senang, dan kami juga ikut terhibur,” kata Diva.
Tidak hanya anak-anak, masyarakat umum pun antusias menyaksikan dolanan tradisional ini. Bahkan beberapa warga dari luar kota datang untuk ikut bermain, menjadikan kegiatan ini ajang hiburan sekaligus pengenalan budaya lokal.
Melalui kegiatan literasi dan dolanan tradisional ini, TBM Pekijing berharap minat baca masyarakat meningkat, anak-anak lebih kreatif, dan budaya leluhur tetap hidup di tengah modernisasi. *(RED)



