LEBAK, INST-Media.id – Banjir melanda sejumlah wilayah di Lebak, Banten seperti di Rangkasbitung salah satunya akibat meluapnya Kali Ciujung setelah hujan deras beberapa hari terakhir. Meski banjir membawa kesulitan, anak-anak di sekitar Jembatan Dua memanfaatkannya untuk bermain air.
Pantauan wartawan di lokasi pada Rabu (4/12/2024), puluhan anak tampak riang bermain di genangan air banjir. Beberapa dari mereka bahkan berani melompat dari Jembatan Dua ke dalam air yang cukup dalam. Tawa dan sorakan mereka memenuhi area sekitar, menjadikan banjir ini seperti arena bermain dadakan.
Namun, aksi ini membuat warga khawatir. Uyung (45), seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa meskipun ini sudah menjadi pemandangan biasa saat banjir, risiko tetap ada. “Kami khawatir karena arus sungai deras. Melompat dari jembatan itu sangat berbahaya. Tapi sulit melarang mereka karena mereka anggap ini hiburan,” ujarnya.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi situasi banjir. Mereka meminta warga, terutama orang tua, untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area banjir yang rawan kecelakaan.
“Air sungai bisa tiba-tiba deras. Cuaca juga belum stabil. Kami harap warga tetap berhati-hati,” kata salah seorang petugas.
Selain dijadikan arena bermain, banjir ini juga menyebabkan beberapa rumah dan jalan di sekitar Rangkasbitung terendam. Aktivitas warga terganggu, tetapi sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.
Pemerintah daerah terus memantau kondisi dan berusaha mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Upaya mitigasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak banjir.
Meski terlihat seru, aksi bermain air di tengah banjir ini tetap berisiko tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga keselamatan dan memprioritaskan kewaspadaan. *(RED)



