CILEGON, INST-Media.id – Wali Kota Cilegon Robinsar memastikan tidak ada kebocoran pipa maupun tangki di PT Vopak usai munculnya keluhan warga terkait asap kuning dan dugaan kebocoran zat kimia di kawasan industri Gerem, Grogol, Sabtu (31/1/2026).
Kepastian itu disampaikan setelah Robinsar bersama Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan unsur Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi.
“Bersama Pak Kapolres dan Forkopimda, kami turun langsung ke lapangan. Dari hasil pengecekan sementara, dipastikan tidak ada kebocoran pipa dan tidak ada kebocoran tangki,” tegas Robinsar.
Ia menjelaskan, asap kuning yang sempat terlihat kini sudah tidak muncul lagi. Manajemen PT Vopak disebut telah melakukan langkah mitigasi dan sterilisasi area.
“Informasi terbaru, kejadian asap kuning sudah tidak terjadi lagi. Tim PT Vopak telah melakukan langkah mitigasi,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Cilegon memasang empat alat pemantau kualitas udara di sekitar lokasi. Hasil pengukuran akan diketahui dalam waktu 1×24 jam.
Sementara itu, Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 56 warga sempat mengeluh sesak napas. Namun seluruhnya sudah mendapat penanganan medis.
“Alhamdulillah, warga yang sempat dibawa ke puskesmas sudah diperbolehkan pulang,” kata Robinsar.
Ketua Kaisar, Roni Denero, mengapresiasi respons cepat pemerintah. Ia menilai kehadiran langsung wali kota mampu menenangkan masyarakat.
Pemkot juga menegaskan akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh dan pengecekan lanjutan melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan keamanan lingkungan. *(RED)



