LEBAK, INST-Media.id – Kesabaran warga Kampung Pasir Guling, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, akhirnya habis. Pasalnya, jalan utama di wilayah mereka tak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur membuat warga terpaksa melancarkan aksi protes unik dengan memasang spanduk bernada sindiran pedas kepada pemerintah daerah.
Beberapa spanduk dengan tulisan menyindir terpampang di sepanjang jalan poros desa, seperti “Katanya jalan aspal, kok lumpur?” dan “15 Tahun Janji, Mana Buktinya?”. Aksi ini menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
“Sudah 15 tahun lebih tidak diperbaiki. Terakhir kali diaspal itu tahun 2010. Sekarang makin rusak parah. Kalau hujan, licin sekali sampai anak sekolah sering jatuh,” ujar Rizki Alamsyah, salah satu warga Pasir Guling, Rabu (12/11/2025).
Rizki mengatakan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain digunakan pelajar menuju sekolah, jalan itu juga menjadi jalur utama petani dan pekerja menuju kota. “Kalau begini terus, ekonomi warga terhambat. Hasil panen susah dijual karena kendaraan tidak bisa lewat,” tambahnya.
Menurut warga, pemasangan spanduk bukan bentuk kemarahan, melainkan seruan agar pemerintah segera meninjau kondisi jalan tersebut. “Kami cuma ingin didengar. Jangan sampai desa lain dibangun, tapi desa kami dilupakan,” ucap Rizki.
Aksi warga ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai dukungan publik. Banyak netizen menilai tindakan warga adalah bentuk kritik yang kreatif dan sopan terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam menangani infrastruktur di wilayah pedesaan.
Kini, masyarakat Pasir Guling berharap pemerintah Kabupaten Lebak segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Mereka berharap jalan poros desa yang selama ini dibiarkan rusak parah akhirnya mendapat perhatian dan perbaikan nyata. *(RED)



