CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon menegaskan penanganan banjir tidak hanya mengandalkan Program Penanaman Sejuta Pohon, tetapi juga disertai langkah teknis lainnya.
Plt Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan hingga kini telah terkumpul 8.778 pohon dari partisipasi ASN, ditambah bantuan sekitar 300 pohon dari DLH Provinsi Banten.
“DLH sudah menginventarisasi lokasi seperti bantaran sungai, lahan tidak produktif, dan daerah rawan longsor,” ujar Aziz, Senin (19/1/2026).
Namun, menurut Aziz, penanaman pohon hanyalah satu bagian dari strategi besar penanganan banjir.
“Satgas banjir juga menyiapkan penutupan tambang di hulu, pembuatan tandon air, normalisasi sungai, hingga pembesaran gorong-gorong,” jelasnya.
Pemkot juga akan berkoordinasi dengan PT KAI, BPJN, serta perusahaan industri untuk memastikan aliran air ke laut berjalan lancar.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin menyebut fokus awal penanaman pohon akan diarahkan ke wilayah selatan Cilegon dengan jenis pohon keras seperti mahoni, jati, ketapang, dan abasia.
“Kami dorong program ini menjadi agenda tahunan setiap awal tahun,” kata Sabri. *(RED)



