LEBAK, INST-Media.id – Pergerakan tanah di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Lebak, Banten, semakin parah. Satu rumah milik warga janda ambruk, sementara puluhan rumah lain retak parah. Warga kini memilih mengungsi setiap kali hujan turun karena takut tertimpa bangunan.
Pantauan di lokasi, tembok dan lantai rumah warga dipenuhi retakan. Suasana mencekam menyelimuti kampung. Warga bahkan mengaku setiap malam mendengar suara gemuruh dari tanah dan dinding rumah yang semakin retak.
“Setiap hujan turun, kami keluar rumah dan mengungsi ke rumah saudara. Takut kalau rumah tiba-tiba roboh,” ujar Murtiasih, salah satu warga yang rumahnya mulai miring.
Deni, warga lain, mengaku tak punya pilihan selain tetap bertahan di rumahnya yang sudah ditopang tiang bambu. “Kami hanya bisa berharap pemerintah cepat relokasi,” ujarnya.
Warga mendesak pemerintah segera memberikan solusi agar tidak ada korban jiwa. Mereka berharap ada relokasi ke tempat yang lebih aman karena pergerakan tanah diprediksi terus berlanjut selama musim hujan. *(RED)



