WONOSOBO, iNST-Media.id – Sebuah patung biawak berukuran besar di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tiba-tiba viral di media sosial. Banyak netizen dibuat takjub karena bentuk patung ini sangat realistis, hampir seperti biawak sungguhan!
Patung ini berdiri gagah di tepi jalan nasional Wonosobo–Banjarnegara, dan langsung jadi magnet bagi warga dan pengguna jalan yang lewat. Meski belum 100 persen selesai, banyak orang sudah datang buat berfoto.
Yang bikin netizen makin kagum adalah biaya pembuatannya. Patung ini ternyata dibuat hanya dengan dana sekitar Rp50 juta. Anggaran itu berasal dari program CSR beberapa BUMD di Wonosobo. Bandingkan dengan patung-patung lain di daerah lain yang menghabiskan ratusan juta hingga miliaran, tapi hasilnya dinilai kurang realistis.
Patung biawak ini dibuat oleh Rejo Arianto, seorang seniman lokal dari Wonosobo. Ia dibantu beberapa temannya dan mengerjakan patung itu selama satu setengah bulan. Rejo bilang, saat ini masih tahap finishing dan nanti akan dibuat taman kecil di belakang patung.
Warga Wonosobo juga bangga dengan patung ini. Kata Lambang Argopulung, biawak memang masih banyak ditemukan di daerah ini, terutama di sekitar Sungai Serayu. Jadi, patung ini dianggap cocok banget jadi ikon baru selain Carica dan tari Lengger.
“Bentuknya beneran mirip, bagus banget. Semoga nanti makin rame dan jadi tempat wisata baru,” kata Sofa Marwah, warga yang sempat datang dan berfoto di lokasi kepada wartawan baru-baru ini.
Komentar warganet pun ramai membanjiri media sosial. “Liat dari foto ku kira emang biawak beneran, dan konsepnya kyk meme atau parodi aja. Eh ternyata beneran patung dan ada.” tulis salah satu akun.
Ada juga yang heran dengan detail patung ini. “Mirip banget yang asli, apa itu biawak yg diawetkan ya?” ungkap akun lainnya. *(RED)



