Thursday, April 30, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangWabup Serang Bidik UPT Laboratorium DLH Jadi BLUD, Siap Perkuat Kolaborasi dengan...

Wabup Serang Bidik UPT Laboratorium DLH Jadi BLUD, Siap Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan dunia industri. Langkah strategis tersebut diawali dengan penguatan kelembagaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium DLH Kabupaten Serang.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas usai melakukan peninjauan langsung ke UPT Laboratorium DLH di Lingkungan Lontar, Kota Serang, Rabu (17/12/2025). Ia menegaskan bahwa penguatan laboratorium menjadi fondasi penting sebelum menjalin kerja sama yang lebih luas dengan sektor industri.

“Sesuai arahan Ibu Bupati Serang, sinergi dan kolaborasi laboratorium lingkungan hidup dengan dunia industri harus kita perkuat ke depan. Namun sebelum itu, lembaga kita harus diperkuat terlebih dahulu,” ujar Najib Hamas kepada wartawan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Menurutnya, hasil diskusi awal mengarah pada kajian perubahan status UPT Laboratorium DLH menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan status tersebut, laboratorium diharapkan memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menjalin kerja sama, tidak hanya dengan industri di Kabupaten Serang, tetapi juga di tingkat nasional.

“Kita akan tempuh tahapan sesuai peraturan perundang-undangan. Selain penguatan kelembagaan, SDM dan kelengkapan peralatan laboratorium juga harus dipenuhi. Jika sudah BLUD dan fasilitasnya lengkap, potensinya luar biasa,” jelasnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Najib menambahkan, dirinya mendapat mandat langsung dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk memastikan seluruh potensi yang dapat meningkatkan pelayanan kepada dunia industri harus menjadi prioritas Pemkab Serang. Salah satu fokus utama adalah memastikan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan hidup.

Namun demikian, Najib menegaskan perubahan status menjadi BLUD memerlukan sejumlah persyaratan, mulai dari akreditasi, sertifikasi SDM, hingga dukungan alat laboratorium sesuai jenis layanan yang diberikan. Ia juga menyinggung rencana penguatan peran laboratorium melalui pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang akan dikolaborasikan dengan pihak lain.

“Fokus kita ada dua, pertama pengelolaan sampah, dan kedua penguatan laboratorium lingkungan hidup agar maksimal melayani dunia industri serta memastikan kepatuhan terhadap aturan lingkungan,” paparnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala UPT Laboratorium DLH Kabupaten Serang, Paisal, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti arahan Wakil Bupati. Mulai dari persiapan menuju BLUD, hingga pengaktifan kembali Peraturan Daerah tentang retribusi layanan laboratorium.

“Insya Allah kami siap melaksanakan semua tahapan. Untuk retribusi, saat ini belum berjalan karena perdanya sempat dicabut. Tahun depan akan kami aktifkan kembali sebagai langkah awal penguatan layanan,” ujarnya.

Dengan penguatan kelembagaan dan fasilitas ini, Pemkab Serang optimistis Laboratorium DLH dapat menjadi mitra strategis dunia industri sekaligus garda terdepan dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Serang.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular