Wednesday, February 18, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonWarga Cilegon Land Geram, Truk Tambang Pasir Lalu Lalang 24 Jam Bikin...

Warga Cilegon Land Geram, Truk Tambang Pasir Lalu Lalang 24 Jam Bikin Rumah Retak dan Udara Penuh Debu

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Warga Perumahan Cilegon Land, Kota Cilegon, Banten menyatakan penolakannya terhadap aktivitas truk tambang pasir yang melintas di kawasan perumahan mereka. Penolakan itu diwujudkan dengan pemasangan poster besar di tepi jalan masuk perumahan, berisi tulisan tegas agar kendaraan besar pengangkut pasir tidak lagi melintas di wilayah tersebut.

Isi poster itu menyuarakan keluhan warga yang menilai aktivitas truk tambang telah mengganggu kenyamanan lingkungan. Mereka menyebut truk-truk besar tersebut beroperasi 24 jam tanpa henti, menimbulkan kebisingan, polusi debu, dan getaran kuat yang merusak bangunan rumah warga.

Tolak Truk Tambang
Warga Perumahan Cilegon Land memasang poster besar di tepi jalan untuk menolak aktivitas truk tambang pasir yang melintas di depan perumahan. (Foto: Dok/INST-Media)

“Sudah berbulan-bulan kami terganggu. Siang malam truk-truk tambang lewat terus di depan perumahan. Rumah banyak yang retak, udara penuh debu, anak-anak jadi sering batuk,” keluh Anisa, salah satu warga Cilegon Land, Senin (3/11/2025).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Menurut Anisa, warga sudah berulang kali berusaha berdialog dengan pihak pengelola tambang, namun tidak pernah mendapat tanggapan serius.

“Kami sudah sering diskusi, tapi nggak pernah ditemui. Pemilik tambang, Pak Sarnawi, juga belum menghentikan aktivitasnya. Truknya terus saja lewat,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Ia menambahkan, warga merasa tidak dihargai karena protes yang disampaikan berkali-kali tidak digubris.

“Kami sudah sabar selama ini, Pak. Kita diam saja, tapi sampai kapan? Masalah tanah sudah selesai, sudah lunas dari developer. Jadi jangan lagi lewat perumahan, ini wilayah kami, bukan jalan tambang,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah Kota Cilegon segera turun tangan untuk menertibkan aktivitas truk tambang yang dianggap meresahkan.

“Kami cuma ingin tenang. Tolong hentikan dulu sampai ada jalan khusus untuk truk tambang. Jangan korbankan kenyamanan warga,” pinta Anisa.

Hingga berita ini diterbitkan, Sarnawi, pemilik tambang yang disebut warga, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut. Warga mengancam akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tak segera direspons. *(RED)

Baca juga:  Gerak Cepat! Pemkot Cilegon Eksekusi 16 TPT Rusak Pascabanjir, Perbaikan Dikebut Mulai Februari
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular