Wednesday, April 22, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenWarga Desa Manglid Diberikan Bantuan Benih dan Pembelajaran Budidaya Ikan

Warga Desa Manglid Diberikan Bantuan Benih dan Pembelajaran Budidaya Ikan

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

PANDEGLANG, iNST-Media.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus mendorong Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Oleh sebab itu, masyarakat Desa Manglid diberikan bantuan benih ikan dan diajarkan cara membudidaya ikan.

“Hari ini kita di Desa Manglid Kecamatan Cibitung untuk mengedukasi warga tentang pentingnya konsumsi ikan yang banyak mengandung protein bagus untuk dikonsumsi,” demikian dikatakan Bupati Pandeglang Dewi Setiani pada acara ‘Gemarikan di Desa Manglid Kecamatan Cibitung, Selasa (29/4).

Demi meningkatkan kegemaran masyarakat untuk makan ikan, disampaikan Bupati Dewi, pemerintah memberikan bantuan benih dan peralatan budidaya ikan dirumah.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Nanti bisa membudidayakan sendiri. Ikannya dirubah, kita bantu budidaya ikan dalam ember (Budikamber), ikannya nanti ikan lele,” ungkapnya

Menurutnya, konsumsi ikan harus terus bukan hanya hari ini saja. Dan ikan yang dapat dikonsumsi bukan ikan laut saja, melainkan semua jenis ikan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Bisa ikan lele, ikan emas, ikan nila, dan jenis ikan lainnya. Saya senang bersama warga disini bisa bareng-bareng makan ikan,” ujarnya.

Gemarikan
Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). (Foto: Instagram)

Lebih lanjut, Bupati Dewi mengatakan, ikan merupakan sumber nutrisi yang baik untuk pertumbuhan anak, karena ikan kaya akan protein, omega-3, dan vitamin D.

“Anak yang tidak makan ikan, pertumbuhan nya terhambat baik tumbuh kembang badan maupun otaknya. Maka mereka mungkin akan mengalami kekurangan nutrisi yang terkandung dalam ikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar mengatakan, tahun ini ada 4 Kecamatan yang menjadi sasaran untuk mendorong budaya “Gemarikan’. Empat Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Cibitung, Carita, Sukaresmi, dan Majasari.

“Empat kecamatan sasaran titu diantaranya ditemukan kasus stunting, jadi harus didorong untuk gemar makan ikan,” ungkapnya.

Uun juga menyampaikan target angka konsumsi ikan Kabupaten Pandeglang tahun 2025 sebanyak 45kg perkapita. Jumlah ini menurutnya, meningkat dari tahun 2024 yang hanya 42kg perkapita pertahun.

Baca juga:  Seru! Siswa SMA Bosowa Al Azhar Belajar Langsung di Alam, Field Trip ke Curug Leuwi Bumi Penuh Pengalaman

“Kita sampling di 4 kecamatan melibatkan 2 desa setiap kecamatan, dan 10 kepala keluarga setiap desa,” tutupnya. (Dok.ist)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular