Monday, April 20, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenWaspadai Cuaca Ekstrem Di Merak-Bakauheni, Ini yang Dilakukan ASDP

Waspadai Cuaca Ekstrem Di Merak-Bakauheni, Ini yang Dilakukan ASDP

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, iNSTMedia – PT ASDP Indonesia Ferry mengonfirmasi terjadinya antrian kendaraan yang didominasi truk logistik menuju Pelabuhan Merak, Banten sejak Jumat (8/3) kemarin.

Dilaporkan bahwa terjadi kondisi cuaca ekstrem di Perairan Selat Sunda dalam kurun waktu 3 hari terakhir yang berdampak pada pelayanan penyeberangan menjadi terhambat.

Hingga hari ini, Sabtu (9/3/2024) pada pukul 09.00 WIB, BMKG mengeluarkan peringatan level 2 – 3 karena cuaca masih belum membaik dengan kecepatan angin 20 – 25 knot/s dan ketinggian gelombang mencapai 2.5 meter.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Info update BMKG menyatakan perlu adanya kewaspadaan saat ini terhadap gelombang laut dengan ketinggian 2.5 – 4.0 meter.

Itu ada di wilayah Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, dan Samudera Lindia Selatan Banten yang beresiko tinggi terhadap Perahu Nelayan, Kapal Tongkang, dan Kapal Ferry.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Berdasarkan laporan cuaca pada Sabtu (9/3/2024) pukul 07.00 WIB berlaku hingga pukul 19.00 WIB, baik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni terjadi hujan ringan dengan gelombang sedang.

BMKG akan terus memantau kondisi cuaca dan perubahannya berdasarkan data dan analisis terkini selama sepekan penuh.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan jika ASDP bersama dengan BPTD selaku regulator, TNI/Polri, dan mitra kerja KSKP, Gapasdap dan INFA, melakukan cotingency plan.

Ini dilakukan untuk mengurai antrian kendaraan akibat cuaca ekstrem.

Beberapa kesepakatan diantaranya, optimalisasi pengoperasian kapal disetiap dermaga memprioritaskan kapal dengan kapasitas (GRT) yang besar.

“Lalu, untuk Dermaga 1 dari 4 unit kapal akan ditambah 1 unit kapal total 5 kapal ukuran besar,” katanya.

Kesepakatan

Adapun kesepakatan ini akan diimplementasikan pada kesempatan pertama agar antrian dapat segera terurai.

Dan untuk kenyamanan para pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, agar mengatur perjalanan sebaik-baiknya, dan tetap mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

“Seluruh pengguna jasa agar memiliki tiket sebelum tiba di Pelabuhan Merak dengan batas maksimal radius pembelian tiket online di Hotel Pesona Merak,” ujarnya.

Dengan kondisi _Force Majeur_, manajemen menetapkan masa berlaku tiket akan mendapatkan perlakuan khusus.

Namun penumpang diminta agar tetap memastikan tiket yang dimiliki sesuai dengan identitas penumpang & kendaraan.

“ASDP hanya akan menerima tiket yang sesuai data penumpang & kendaraan nya,” tuturnya.

ASDP menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa dan masyarakat sekitar atas ketidaknyamanan akibat situasi yang terjadi.

Manajemen terus berupaya memprioritaskan keselamatan penumpang, awak kapal, dan fasilitas pelabuhan demi kelancaran dan kenyamanan penyeberangan.

Manajemen juga mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai potensi cuaca buruk yang terjadi, khususnya di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni.

Selain itu, pengguna jasa wajib mengikuti arahan petugas di pelabuhan dan kapal guna mendukung keselamatan dan keamanan bersama.

Pastikan saat melakukan penyeberangan agar kondisi stamina Anda dan kendaraan dalam kondisi prima.

“Anda yang akan menyeberang agar telah bertiket H-1 sebelum keberangkatan,” ucapnya.(Quy/red)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular