PANDEGLANG, INST-Media.id – Potret kemiskinan masih terlihat di pelosok Pandeglang, Banten. Sumiati (66), seorang nenek yang hidup sebatang kara, harus bertahan di rumah tidak layak huni yang nyaris roboh di Kampung Carodok Lebak, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari.
Bangunan kecil berukuran sekitar 5×4 meter itu hanya berdinding kayu dan bambu tua. Atapnya berlubang dan bocor. Saat hujan turun disertai angin kencang, ia kerap dihantui rasa takut rumahnya ambruk.

Sejak suaminya meninggal puluhan tahun lalu, Sumiati tinggal sendirian. Kondisi kesehatannya pun menurun dan sering sakit. Untuk makan sehari-hari, ia memungut melinjo dan cengkeh dari kebun tetangga untuk dijual.
“Kasihan, sudah lama tinggal di situ. Kami takut kalau hujan besar rumahnya roboh,” ujar Sahlan, warga setempat, Selasa (3/2/2026).
Sekretaris Desa Tanagara, Bachrul Ulum, mengatakan pihak desa sudah mengusulkan bantuan bedah rumah kepada pemerintah. Warga berharap bantuan segera turun agar Sumiati bisa hidup lebih layak dan aman. *(RED)



