CILEGON, iNST-Media.id – Sehari sebelum Idul Fitri 1446 Hijriah, antrean pemudik motor masih terlihat di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. Banyak pemudik yang memilih mudik di hari terakhir operasional pelabuhan ini untuk menghindari puncak arus mudik sebelumnya, Minggu (30/3/2025).
Meskipun intensitas kendaraan sudah tidak sepadat hari-hari sebelumnya, pemudik yang datang tetap cukup banyak. Mereka memanfaatkan layanan kapal menuju Sumatera, baik ke Pelabuhan Bakauheni maupun Pelabuhan PT WIKA Beton.
Menurut data pengelola, jumlah pemudik yang menyeberang hari ini mencapai 5.934 orang dengan 4.309 unit kendaraan. Secara keseluruhan, sejak pelabuhan ini mulai beroperasi untuk angkutan Lebaran, sebanyak 101.720 orang dan 76.586 kendaraan telah diseberangkan.
“Hari ini saya baru bisa berangkat karena baru dapat cuti,” kata Azis, salah satu pemudik motor. Ia mengaku memilih berangkat pada H-1 untuk menghindari kemacetan panjang dan kepadatan di dalam kapal.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, hari ini merupakan hari terakhir Pelabuhan Ciwandan melayani pemudik tujuan Sumatera. Setelah pukul 20.00 WIB, seluruh layanan penyeberangan akan kembali dialihkan ke Pelabuhan Merak.
Para pemudik yang melakukan perjalanan pada H-1 ini sebagian besar berasal dari daerah sekitar, seperti Jakarta dan Banten. Mereka sengaja memilih keberangkatan lebih dekat dengan Lebaran agar tidak terlalu lama berada di kampung halaman sebelum perayaan hari raya.
Meskipun hujan sempat mengguyur area pelabuhan, tidak menyurutkan semangat para pemudik untuk tetap melanjutkan perjalanan. Mereka terlihat berteduh di posko yang disediakan sambil menunggu antrean masuk kapal.
Dengan waktu operasional Pelabuhan Ciwandan yang akan segera berakhir malam ini, pemudik yang belum berangkat diharapkan segera menyesuaikan jadwal agar tidak terhambat dalam perjalanan menuju kampung halaman. *(RED)



