LEBAK, INST-Media.id – Kasus penemuan jasad bayi yang terkubur di kebun singkong di Kampung Pasirtapos, Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Lebak, Banten mulai menemui titik terang. Warga menyebut pelaku berjumlah empat orang dan diduga masih satu keluarga, salah satunya seorang janda.
“Pelakunya dah ditangkap, Polisi udah ke Pasirtapos. Katanya ada empat orang yang diamankan, termasuk janda. Kemungkinan satu keluarga,” ungkap seorang warga kepada INST-Media.id, Senin malam (7/4/2025).
“Sayang sekali, kenapa harus dibuang? Lebih baik malu daripada buang bayi,” sambungnya.
Keterangan itu dibenarkan pihak kepolisian. “Benar, terduga pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polres Lebak untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kanit Binmas Polsek Cijaku, Bripka Dani Andri Asmoko saat dikonfirmasi, Selasa (8/4/2025).
Kapolsek Cijaku AKP Asep Dikdik juga membenarkan adanya penangkapan, namun menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan langsung oleh Satreskrim Polres Lebak.
“Terduga pelaku sudah diamankan oleh tim dari Satreskrim Polres Lebak. Untuk penanganannya langsung oleh Polres, kami hanya membantu,” jelas AKP Asep, Selasa (8/4/2025).
Sebelumnya, warga Desa Cipalabuh digegerkan dengan temuan jasad bayi yang dikubur di kebun singkong. Penemuan itu berawal saat pohon pisang tumbang dan menyingkap tanah mencurigakan. Setelah diperiksa, ditemukan plastik hitam berisi bayi tak bernyawa.
Bayi tersebut ditemukan dengan celana dalam yang masih berlumuran darah. Jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi, sementara polisi terus mendalami latar belakang para terduga pelaku.
Hingga kini, identitas lengkap dan motif pelaku belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian. Masyarakat diminta bersabar dan menunggu hasil penyelidikan. *(EPL/RED)



