PANDEGLANG, INST-Media.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP di Kabupaten Pandeglang resmi dibuka, tapi hari pertama langsung diwarnai kepanikan. Bukan karena kekurangan kursi, melainkan karena banyak orang tua murid belum paham cara mendaftarkan anak secara online.
Sejak pagi, sejumlah sekolah diserbu orang tua yang kebingungan mengisi formulir digital. Banyak dari mereka mengaku tidak terbiasa menggunakan HP untuk keperluan seperti ini, apalagi harus mengunggah dokumen dan masuk ke sistem pendaftaran daring.
“Saya bingung mau klik yang mana. Daripada salah, mending langsung ke sekolah,” kata Agustina, salah satu orang tua calon siswa, saat ditemui di SMPN 3 Pandeglang, Senin (23/6/2025).
Untungnya, panitia pendaftaran di sekolah sigap membantu. Mereka membuka layanan bantuan langsung di sekolah agar orang tua tetap bisa mendaftarkan anak tanpa harus ribet teknologi.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang meninjau langsung ke sekolah, meminta seluruh pihak sekolah untuk tidak mempersulit proses ini. Ia menekankan pentingnya pelayanan maksimal, apalagi bagi orang tua yang belum terbiasa dengan sistem daring.
“Kita ingin semua anak bisa sekolah, jangan sampai orang tua yang belum paham teknologi malah jadi penghalang mereka masuk sekolah,” ujarnya.
Meski di era digital, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum siap 100 persen. Maka dari itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua tetap dibutuhkan agar proses pendaftaran berjalan lancar. *(RED)



