LEBAK, INST-Media.id – Liburan di Pantai Karangseke, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, berubah menjadi duka. Tiga orang terseret arus ombak besar pada Minggu sore (6/7/2025), menyebabkan satu orang tewas dan satu anak perempuan berusia 12 tahun masih hilang.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Syahrudin (21), sementara korban selamat bernama Revi, dan korban hilang adalah Vera (12), ketiganya berasal dari Kampung Cinangrang, Desa Jalupang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Menurut laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten, kejadian bermula saat mereka tengah bermain di tepi pantai sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke tengah laut.
“Setelah menerima laporan, kami langsung kirim tim rescue ke lokasi. Sayangnya, pencarian sempat terkendala cuaca buruk berupa hujan deras,” ujar Rizky Dwianto, Kepala Subseksi Siaga dan Operasi KPP Banten.
Revi berhasil diselamatkan oleh warga, sedangkan Syahrudin ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Vera, bocah perempuan berusia 12 tahun, hingga kini masih dalam pencarian.
Pencarian oleh Tim SAR gabungan sempat dihentikan sementara karena hujan dan gelombang tinggi, lalu akan dilanjutkan esok pagi, Senin (7/7), pukul 07.00 WIB, dengan menyisir area laut dan darat.
“Kami akan maksimalkan pencarian dengan tambahan personel dan alat. Semoga korban segera ditemukan,” tambah Rizky.
Masyarakat diimbau agar selalu waspada dan tidak berenang di saat kondisi ombak tinggi, terutama saat musim liburan dan cuaca tak menentu.*(RED)



