Wednesday, June 3, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonRoyalti Musik Jadi Alasan, Pengusaha Billiard di Cilegon Pilih Musik AI: Pengunjung...

Royalti Musik Jadi Alasan, Pengusaha Billiard di Cilegon Pilih Musik AI: Pengunjung Mengeluh Sepi Suasana

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Aturan royalti musik kini membuat pengusaha billiard di Kota Cilegon harus putar otak. Demi menghindari kewajiban membayar royalti, pengelola Moon Billiard memilih menggunakan musik berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai solusi.

Musik AI dianggap aman karena bebas royalti dan copyright. Namun, keputusan ini justru membuat banyak pengunjung kecewa. Mereka mengaku suasana bermain billiard jadi kurang hidup dan terasa sepi.

“Kalau ada musik asli, kita lebih semangat. Sekarang rasanya hambar,” ujar Fajar, salah satu pecinta billiard di Cilegon, Selasa (19/8/2025).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Hal senada juga disampaikan atlet-atlet billiard yang rutin berlatih. Tanpa alunan musik populer, latihan terasa kaku. Mereka berharap pengelola bisa mencari jalan tengah agar suasana kembali berenergi.

Sementara itu, Ricky, pemilik Moon Billiard, mengatakan keputusan ini diambil demi melindungi usaha dan pengunjung. Jika tetap memutar musik berlisensi, biaya royalti akan dibebankan ke pelanggan. “Kita tidak ingin memberatkan pengunjung, jadi pilih musik AI,” jelasnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Moon Billiard sendiri baru dibuka 16 Agustus 2025 di Sosoro Mall, Pelabuhan Merak, Banten. Dengan 25 meja, tempat ini menjadi arena billiard terbesar di Cilegon dan diharapkan melahirkan atlet berbakat yang bisa membawa nama Banten di level nasional. *(RED)

 

Baca juga:  ASN Cilegon Belajar AI, Komdigi Bandung Dorong Birokrasi Makin Cepat dan Efisien
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular