CILEGON, INST-Media..id – Manajemen PT Vopak Terminal Merak akhirnya angkat bicara terkait kepulan asap kuning kecoklatan yang sempat membuat warga Cilegon panik. Perusahaan memastikan asap tersebut bukan akibat kebocoran pipa atau kegagalan produksi.
Peristiwa itu terjadi saat proses pembersihan instalasi di area pabrik penyimpanan bahan kimia di Kecamatan Grogol, Minggu (1/2/2026). Asap berbau menyengat sempat terlihat membumbung tinggi hingga memicu kekhawatiran warga sekitar.
HRD PT Vopak Terminal Merak, Ajeng Yuanita, menegaskan asap muncul dari sisa pembuangan saat pembersihan tangki.
“Kepulan asap itu bukan karena kebocoran atau kegagalan produksi. Itu sisa pembuangan yang bercampur uap saat kegiatan pembersihan. Kami pastikan kondisi sudah aman,” ujarnya.
Meski begitu, sebelumnya 46 warga sempat dibawa ke puskesmas karena mengeluh pusing dan sesak napas.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon pun bergerak cepat dengan memasang alat pemantau kualitas udara di sekitar lokasi.
“Kami sudah memasang empat alat pemantau udara untuk memastikan apakah ada dampak berbahaya atau tidak bagi masyarakat,” kata Kepala DLH Cilegon, Sabri Mahyudin.
Saat ini aktivitas warga berangsur normal, namun pemantauan lingkungan tetap dilakukan. *(RED)



