LAMPUNG, INST-Media.id – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali erupsi. Gunung api yang masih berstatus Siaga atau Level III itu tercatat mengalami empat kali erupsi pada Minggu (16/8/2026) sore.
Dalam erupsi tersebut, kolom abu vulkanik teramati membumbung hingga sekitar 300 meter dari atas puncak kawah. Abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat laut.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan Gunung Api, Deny Mardiono, aktivitas erupsi tersebut masih menjadi perhatian karena Gunung Anak Krakatau berada pada status Siaga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati kawasan gunung api tersebut.
Rekomendasi itu berlaku bagi masyarakat, wisatawan maupun pengunjung yang beraktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau. Mereka diminta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas vulkanik.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian karena gunung tersebut berada di kawasan Selat Sunda yang menjadi jalur pelayaran dan memiliki sejumlah destinasi wisata di sekitarnya.
Masyarakat juga diimbau tidak mendekati kawah aktif dan tetap mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung api. *(RED)



