PANDEGLANG, INST-Media.id – warga di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, membuat aksi tak biasa untuk menyampaikan protes. Karena jalan desa yang menghubungkan Desa Sukamulya dan Desa Nanggala sudah rusak parah selama puluhan tahun, mereka menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki kondisi jalan.
Aksi unik ini terjadi Rabu (5/11/2025), dan menjadi perhatian warga sekitar serta pengguna jalan. Jalan sepanjang 4 kilometer ini sering tidak bisa dilewati saat musim hujan, bahkan beberapa warga mengalami kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak parah.
“Saya kecewa karena selama 25 tahun jalan ini tidak pernah dibangun. Penanaman pohon pisang ini bentuk protes kami agar pemerintah segera memperbaiki jalan,” kata Dede Suarjana, salah seorang warga yang ikut aksi.
Camat Cikeusik, Wahyu Awaludin, mengaku sudah mengetahui aksi warga. Ia menjelaskan bahwa jalan yang ditanami pohon pisang memang merupakan jalur poros desa yang menghubungkan dua desa, dan pihaknya berjanji akan segera melakukan perbaikan melalui pemerintah desa Sukamulya. *(RED)



