LEBAK, INST-Media.id – Ratusan siswa dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Lebak, Banten berbondong-bondong mengikuti tes kesehatan dan pengenalan lingkungan sekolah di Gedung BPMP Rangkasbitung, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan sebelum dimulainya Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 yang akan mulai aktif pada Agustus 2025.

Sebanyak 100 calon siswa terpilih mengikuti tahapan awal ini, didampingi orang tua masing-masing. Mereka merupakan anak-anak dari keluarga kategori ekonomi terbawah (desil 1 dan 2) berdasarkan data nasional.
Program SRMA 34 ini hadir sebagai solusi pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Fasilitas sekolah akan menggunakan gedung BPMP Rangkasbitung, dan kini masih dalam tahap akhir renovasi.
“Kami pastikan semua siswa akan mendapat fasilitas terbaik. Saat ini mereka mulai pengenalan lingkungan dan pemeriksaan kesehatan sebelum mulai belajar Agustus nanti,” ujar Lela Gifty Cleria, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Lebak.
Sekolah ini akan membuka empat rombongan belajar (rombel), dan menjadi bagian dari 38 Sekolah Rakyat yang diluncurkan serentak di Indonesia. Harapannya, SRMA 34 bisa menjadi tempat tumbuhnya generasi cerdas dari pelosok Lebak yang selama ini sulit mendapat akses pendidikan.*(RED)



