JAKARTA, INST-Media.id – Cacing kremi (Enterobius vermicularis) adalah parasit kecil berwarna putih yang sering menginfeksi anak-anak. Meskipun terlihat sepele, infeksi cacing kremi dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan jika tidak ditangani dengan cepat.
Gejala Infeksi Cacing Kremi
Gejala yang paling umum adalah rasa gatal hebat di sekitar anus, terutama pada malam hari. Anak juga bisa mengalami gangguan tidur, sakit perut ringan, mual, hingga penurunan nafsu makan. Pada anak perempuan, cacing dapat menyebar ke area genital dan menyebabkan iritasi atau infeksi saluran kemih.
Penularan Cacing Kremi
Cacing kremi sangat mudah menular. Penularan terjadi saat anak menggaruk area yang gatal, lalu menyentuh mulut tanpa mencuci tangan. Telur cacing bisa menempel di pakaian, sprei, mainan, atau permukaan lain, dan bertahan hingga beberapa minggu.
Dampaknya bagi Anak
Infeksi yang dibiarkan dapat menyebabkan:
- Luka atau infeksi sekunder akibat garukan
- Gangguan tidur berkepanjangan
- Penurunan berat badan
- Gangguan konsentrasi dan tumbuh kembang
Pencegahan dan Pengobatan
Untuk mencegah infeksi:
- Biasakan anak mencuci tangan
- Potong kuku secara rutin
- Ganti pakaian dan sprei setiap hari
- Jaga kebersihan mainan dan toilet
Jika terinfeksi, dokter biasanya meresepkan obat seperti mebendazol. Semua anggota keluarga disarankan ikut menjalani pengobatan untuk mencegah penularan ulang.



