MALAYSIA, INST-Media.id – Silat Bandrong Banten tampil di panggung kehormatan dalam agenda Silaturahmi Budaya yang digelar Seni Silat Seligi Tunggal Malaysia di Kampong Gunung Pasir, Seri Menanti, Kuala Pilah, Negeri Sembilan, Sabtu (29/8/2026).
Ketua FPSTI Banten Bambang Andriyanto atau Kang Andri mendapat kesempatan memperagakan seni silat tradisional khas Banten tersebut di hadapan tamu undangan dan praktisi seni bela diri Malaysia.
Penampilan Bandrong menjadi salah satu daya tarik kegiatan yang mempertemukan pelaku seni bela diri tradisional dari Indonesia dan Malaysia.

“Silat itu bukan sekadar kemampuan bela diri. Di dalamnya ada nilai persaudaraan, disiplin, penghormatan dan filosofi kehidupan. Karena itu, silat bisa menjadi bahasa budaya yang menyatukan kita,” ujar Andri.
Ketua FPSTI Pusat Rahmadsyah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut Andri, pertemuan ini penting untuk memperkuat jaringan pelestarian pencak silat tradisional di negara serumpun.
Ia mengatakan Banten memiliki kekayaan aliran pencak silat yang perlu terus diperkenalkan ke tingkat internasional.
“Ketika kita tampil di luar negeri, yang kita bawa bukan hanya nama organisasi. Kita membawa identitas budaya Banten dan Indonesia. Ini yang harus kita jaga,” katanya.
Selain Bandrong Banten, sejumlah pesilat dari Indonesia dan Malaysia juga menampilkan berbagai aliran tradisional, di antaranya Silat Taralak Minangkabau, Seligi Tunggal Johor, Kampa Silat Tua Langkah Ampat, Sikat Panji Wali Karakatau Malaysia dan perguruan Haji Salam Banten.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama budaya melalui pertukaran seni, pelatihan dan program pelestarian pencak silat tradisional. *(RED)



