CILEGON, INST-Media.id – Di tengah kemajuan Kota Cilegon, Banten kisah haru datang dari seorang kakek lanjut usia (lansia) bernama Kosasih. Di usianya yang sudah 85 tahun, Kosasih hidup sebatang kara di sebuah gubuk kecil di kawasan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta.
Gubuk reyot yang ia tempati berdiri di atas lahan milik PT Krakatau Steel. Namun kini, gubuk itu akan segera dibongkar. Pemerintah kelurahan setempat telah datang dan menawarkan Kosasih untuk pindah ke panti rehabilitasi milik Dinas Sosial. Tapi dengan tegas, Kosasih menolak.
Alasannya sederhana, namun menyentuh. “Saya lebih nyaman di sini, walaupun kecil. Di panti saya takut tidak ada yang peduli. Di sini masih ada warga yang bantu makan,” ucapnya lirih, Senin (19/5/2025).
Berbagai upaya dilakukan petugas untuk membujuknya. Dari kelurahan, Babinsa, sampai Bhabinkamtibmas ikut turun tangan. Tapi Kosasih tetap bersikukuh ingin tinggal di tempat yang sudah ia huni puluhan tahun itu.
Lurah Ramanuju, Euis Susanti, mengaku terus berupaya mencarikan solusi terbaik. “Kami khawatir dengan keselamatannya. Tapi kami juga harus menghormati keputusannya,” ujarnya.
Kini, Kosasih tetap tinggal di gubuknya yang hampir roboh, menanti kepastian sambil bergantung pada kebaikan hati warga sekitar. *(RED)



