SERANG, INST-Media.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melibatkan tiga pilar desa—perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan pencegahan potensi radikalisme dan terorisme di Banten.
BNPT bekerja sama dengan berbagai lapisan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan terorisme di tingkat lokal. Tiga pilar, yakni perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, ditunjuk sebagai ujung tombak yang langsung terjun ke lapangan. Mereka diberi pelatihan untuk mengedukasi warga, mengawasi situasi sosial, serta mengenali indikasi penyebaran ideologi radikal.

Direktur BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono, menekankan pentingnya peran tiga pilar dalam menjaga keamanan daerah. “Penyimpangan ideologi radikalisme dan penyebaran terorisme sering tumbuh dari akar rumput. Tiga pilar yang terjun langsung ke desa dapat menggandeng masyarakat dan mengawasi situasi sosial agar paham radikal tidak berkembang,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Eddy Hartono juga menegaskan bahwa pencegahan tindak terorisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat. Dengan keterlibatan perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, BNPT berharap langkah antisipatif ini dapat segera dirasakan di setiap desa di Banten.
Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya radikalisme dan memperkuat solidaritas lokal dalam menghadapi potensi ancaman teror. *(RED)



