Saturday, April 11, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaPandeglangBPBD Pandeglang Gelar Pelatihan Desa Tangguh Bencana untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

BPBD Pandeglang Gelar Pelatihan Desa Tangguh Bencana untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

PANDEGLANG, INST-Media.id – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan mitigasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, pada Selasa (9/9/2025), dan diikuti oleh perwakilan pemerintahan desa, relawan, serta masyarakat setempat.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Pelatihan ini turut dihadiri oleh Bupati Pandeglang Dewi Setiani, yang menegaskan pentingnya pembentukan Desa Tangguh Bencana sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Pandeglang.

Dalam sambutannya, Dewi Setiani menekankan bahwa Kabupaten Pandeglang termasuk salah satu daerah rawan bencana. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Melalui Desa Tangguh Bencana, masyarakat diharapkan lebih terlatih, sigap, dan mampu menghadapi situasi darurat dengan cepat. Program ini merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, pembentukan Destana akan dilakukan melalui berbagai tahapan, seperti pelatihan khusus, penyediaan sarana darurat, hingga pembentukan relawan desa. Selain itu, dukungan dari TNI, Polri, serta elemen masyarakat juga dilibatkan agar program ini berjalan optimal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menjelaskan bahwa Desa Tangguh Bencana merupakan strategi mitigasi berbasis komunitas yang berorientasi pada penguatan kapasitas warga.

“Lewat pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Dengan desa yang tangguh, risiko bencana dapat ditekan sehingga dampak yang ditimbulkan tidak terlalu besar,” tutur Riza.

Ia berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan sehingga masyarakat Pandeglang lebih siap dalam menghadapi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, maupun tsunami.

Pelatihan Destana ini menjadi langkah awal menuju desa yang lebih mandiri dan sigap dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, relawan, dan masyarakat, diharapkan program ini bisa menjadi model penguatan mitigasi bencana di wilayah lain.

BPBD Pandeglang, Desa Tangguh Bencana, Pelatihan mitigasi bencana, Kesiapsiagaan masyarakat, Mitigasi berbasis komunitas

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular