SERANG, INST-Media.id – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menggelar kegiatan Capacity Building bagi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Serang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026, bertempat di Adem Anyer Park.
Capacity Building tersebut difokuskan pada penguatan kedisiplinan, kepemimpinan, serta kekompakan pejabat daerah. Menariknya, kegiatan ini melibatkan instruktur dari Komando Pasukan Khusus Grup 1 Kopassus, serta berkolaborasi dengan Bank bjb KCK Banten.
“Capacity Building ini merupakan bentuk nyata implementasi pengembangan kompetensi yang memang dibutuhkan para pejabat eselon II dan camat,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah, yang akrab disapa Ratu Zakiyah, Jumat malam (13/2/2026). Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana dan Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Iskandar Nordat.
Menurut Ratu Zakiyah, kegiatan ini bertujuan mempererat kekompakan antarpejabat, memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas perangkat daerah, sekaligus menyamakan persepsi terhadap arah kebijakan pembangunan Kabupaten Serang. Namun yang paling penting, kata dia, adalah membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik, berintegritas, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
“Harapannya, komunikasi antar kepala OPD dan camat semakin solid, kerja semakin terarah, dan pelayanan kepada masyarakat bisa semakin cepat,” tegasnya.
Ratu Zakiyah juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam merespons informasi yang berkembang di media sosial. Ia meminta setiap kepala OPD menunjuk pegawai khusus untuk memantau isu-isu yang beredar agar pemerintah dapat segera memberikan klarifikasi dan menjawab keresahan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat, menjelaskan bahwa kegiatan Capacity Building ini diikuti oleh 61 peserta, terdiri dari 29 camat dan 35 pejabat eselon II. Beberapa peserta berhalangan hadir karena cuti umrah dan kondisi kesehatan.
“Empat tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, memperkuat komunikasi dan kolaborasi, menyamakan persepsi kebijakan pembangunan daerah, serta menciptakan kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelas Iskandar.
Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai agenda seperti fun games dan latihan fisik yang dirancang untuk membangun kerja sama tim, ketangguhan mental, serta disiplin sebagai aparatur pemerintahan.



