CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon akan menata ulang kabel udara yang semrawut dengan relokasi ke bawah tanah. Tahap awal dimulai September 2025, fokus di jalur protokol kota.
Kabel-kabel udara yang selama ini menggantung semrawut di sejumlah titik Kota Cilegon akan segera dipindahkan ke bawah tanah. Pemkot Cilegon bersama Kementerian PUPR dan berbagai instansi terkait telah melakukan survei jalur prioritas dan menargetkan pekerjaan konstruksi dimulai 8 September 2025.
Asisten Daerah II Pemkot Cilegon, Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, tahap pertama relokasi akan dimulai dari Lampu Merah Kodim–Landmark–PCI, serta jalur Anyer dari gerbang ADB hingga Landmark. “Kita survei langsung lokasi dan provider yang aktif di jalur tersebut. Proses administrasi perizinan juga tengah dipercepat,” kata Aziz, Selasa (1/7/2025).
Relokasi ini merupakan bagian dari program estetika kota agar Cilegon terlihat lebih rapi dan modern. Aziz menyebut, titik-titik perempatan akan memiliki radius relokasi kabel hingga 100 meter ke segala arah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Cilegon, Agus Zulkarnain berharap program ini didukung penuh oleh seluruh ISP yang beroperasi di kota baja tersebut. “Kami mendorong semua provider agar ke depan memasang kabelnya di bawah tanah, sesuai Perwali Nomor 18 Tahun 2025,” ujarnya.
Proyek ini akan dieksekusi oleh Apjatel (Asosiasi Pengusaha Jaringan Telekomunikasi), dengan dukungan penuh dari PUPR pusat, provinsi, dan semua operator telekomunikasi. *(RED)



