CILEGON, INST-Media.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Kota Cilegon dalam beberapa hari terakhir berdampak langsung pada harga ikan di Pasar Kranggot. Hujan deras disertai angin kencang membuat banyak nelayan enggan melaut, sehingga pasokan ikan ke pasar menjadi terbatas.
Pantauan di Pasar Kranggot, sejumlah pedagang tampak sibuk melayani pembeli meski stok ikan mulai menipis. Kenaikan harga terjadi hampir di semua jenis ikan. Harga ikan bandeng yang semula Rp30.000 per kilogram kini naik menjadi Rp35.000, sementara ikan bawal naik dari Rp25.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Untuk ikan mujair, harga naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
“Sudah beberapa hari ini pasokan dari nelayan berkurang karena cuaca buruk. Akhirnya harga ikut naik,” ujar Sunariyah, salah satu pedagang ikan di Pasar Kranggot, Selasa(11/11/2025).
Meski begitu, tak semua pedagang menaikkan harga. Samariah, pedagang lainnya, mengaku tetap mempertahankan harga agar pembeli tidak lari.
“Saya masih jual dengan harga biasa. Kasihan pembeli kalau semuanya naik,” katanya.
Para pedagang berharap cuaca segera membaik agar nelayan bisa kembali melaut dan harga ikan dapat kembali normal. “Mudah-mudahan pasokan lancar lagi, biar harga stabil,” tambah Samariah.
Kondisi ini juga menjadi perhatian warga Cilegon yang bergantung pada hasil laut untuk kebutuhan sehari-hari. Jika cuaca ekstrem berlanjut, dikhawatirkan harga ikan akan terus melonjak.



