LEBAK, INST-Media.id – Siapa bilang anak SMA hanya bisa belajar dan bersosialisasi di sekolah? Dua pelajar SMA 1 Malingping, Desta dan Ipang, menunjukkan jiwa kemanusiaan yang tinggi saat mengevakuasi jasad seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Malingping, Lebak, Banten.
Kejadian ini terjadi setelah keduanya pulang sekolah dan menemukan kerumunan warga. Sesosok wanita berusia sekitar 35 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya sudah dipenuhi belatung. Diduga korban menderita kanker payudara dan tidak sempat mendapatkan pertolongan.
Desta dan Ipang pun membantu mengevakuasi korban ke ambulans agar dapat dibawa ke rumah sakit sebelum dimakamkan. Aksi cepat dan berani kedua pelajar ini kemudian menjadi viral di media sosial.
Tidak hanya itu, mereka mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk relawan kemanusiaan Respek Peduli. Delima Humairo, Ketua Tim Relawan, memberikan penghargaan langsung di hadapan teman-teman Desta dan Ipang, serta memberi himbauan agar generasi muda terus menolong sesama, meski mereka adalah ODGJ.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian Desta dan Ipang. Semoga tindakan mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda lain untuk peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Tidak semua orang mau turun tangan seperti ini, dan Respek Peduli siap memastikan korban mendapatkan pengurusan yang layak, dari evakuasi hingga pemakaman,” ujar Delima Humairo, Senin (10/11/2025).
Lebih dari itu, Respek Peduli mengambil alih seluruh proses pengurusan jenazah korban. Dari evakuasi, pemulasaraan, hingga pemakaman, seluruh biaya ditanggung oleh organisasi tersebut karena tidak ada pihak lain yang bersedia turun tangan mengurus jenazah ODGJ. Langkah ini menunjukkan komitmen penuh Respek Peduli dalam memberikan perlakuan manusiawi bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami senang bisa membantu. Semoga ini menjadi pelajaran bagi teman-teman untuk peduli sesama,” kata Desta.
Aksi Desta dan Ipang menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan jiwa kemanusiaan bisa ditunjukkan siapa saja, tidak mengenal usia, sekaligus menegaskan pentingnya peran organisasi sosial dalam mendukung masyarakat yang terabaikan.
Dari Lebak, TIM LIPUTAN INST-Media.id melaporkan.



